Senin, 07 November 2011

Apakah Hisab dan Rukyat hanya berlaku pada bulan syawal dan Ramadhan?

Kalender Hijriyah atau Kalender Islam, adalah kalender yang digunakan oleh umat muslim, termasuk dalam menentukan tanggal atau bulan yang berkaitan dengan ibadah, atau hari-hari penting lainnya. Kalender ini dinamakan Kalender Hijriyah, karena pada tahun pertama kalender ini adalah tahun dimana terjadi peristiwa Hijrah-nya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Maddinah, yakni pada tahun 622 M. Di beberapa negara yang berpenduduk mayoritas Islam, Kalender Hijriyah juga digunakan sebagai sistem penanggalan sehari-hari. Kalender Islam menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya, berbeda dengan kalender biasa (kalender Masehi) yang menggunakan peredaran matahari.
Kalender Hijriyah terdiri dari 7 hari. Sebuah hari diawali dengan terbenamnya matahari, berbeda dengan Kalender Masehi yang mengawali hari pada saat tengah malam. Berikut adalah nama-nama hari:
  1. al-Ahad (Minggu)
  2. al-Itsnayn (Senin)
  3. ats-Tsalaatsa' (Selasa)
  4. al-Arba'aa / ar-Raabi' (Rabu)
  5. al-Khamsatun (Kamis)
  6. al-Jumu'ah (Jumat)
  7. as-Sabat (Sabtu)
Penentuan kapan dimulainya tahun 1 Hijriah dilakukan 6 tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad. Namun demikian, sistem yang mendasari Kalender Hijriah telah ada sejak zaman pra-Islam, dan sistem ini direvisi pada tahun ke-9 periode Madinah.
Perbandingan lama hari dalam tiap bulan Tahun Hijriyah dan Tahun Masehi
No
Penanggalan Islam
Lama Hari
Penanggalan Islam
Lama Hari
1
Muharram
30
Januari
31
2
Safar
29
Februari
28/29(kabisat)
3
Rabiul awal
30
Maret
31
4
Rabiul akhir
29
April
30
5
Jumadil awal
30
Mei
31
6
Jumadil akhir
29
Juni
30
7
Rajab
30
Juli
31
8
Sya’ban
29
Agustus
31
9
Ramadhan
30
September
30
10
Syawal
29
Oktober
31
11
Dzulkaidah
30
November
30
12
Dzulhijjah
29/(30)
Desember
31
Total
354/(355)


365/366(kabisat)

Hisab dan Rukyat
Rukyat adalah aktivitas mengamati visibilitas hilal, yakni mengamati penampakan bulan sabit yang pertama kali tampak setelah bulan baru (ijtima). Rukyat dapat dilakukan dengan mata telanjang, atau dengan alat bantu optik seperti teleskop. Apabila hilal terlihat, maka pada petang tersebut telah memasuki tanggal 1.
Sedangkan hisab adalah melakukan perhitungan untuk menentukan posisi bulan secara matematis dan astronomis. Hisab merupakan alat bantu untuk mengetahui kapan dan dimana hilal (bulan sabit pertama setelah bulan baru) dapat terlihat. Hisab seringkali dilakukan untuk membantu sebelum melakukan rukyat.
Sebagian umat Islam berpendapat bahwa untuk menentukan awal bulan, adalah harus dengan benar-benar melakukan pengamatan hilal secara langsung (rukyatul hilal). Sebagian yang lain berpendapat bahwa penentuan awal bulan cukup dengan melakukan hisab (perhitungan matematis), tanpa harus benar-benar mengamati hilal. Metode hisab juga memiliki berbagai kriteria penentuan, sehingga seringkali menyebabkan perbedaan penentuan awal bulan, yang berakibat adanya perbedaan hari melaksanakan ibadah seperti puasa Ramadan atau Hari Raya Idul Fitri.
Permasalahan
Dalam 1 dekade terakhir, penulis jarang menjumpai perdebatan dan perbedaan dalam menentukan hari besar agama isla kecuali penentuan hari raya idul fitri dan ramadhan. Secara logika bisa dicermati oleh pembaca artikel ini, setelah membaca artikel ini kalian tentunya sudah mengerti dan harus mengerti bawa bulan di Hijriyah itu bukan hanya bulan syawal dan ramadhan aja yang terkait dengan Bulan-bulan di tahun masehi, Tetapi kenyataannya adalah bulan hijriyah itu ada 12 sama seperti banyaknya bulan di tahun masehi. Intinya adalah perdebatan tentang perbedaan seperti yang banyak dilakukan di bulan syawal dan ramadhan itu harusnya bukan di bulan syawal atau ramadhan aja.
Kesimpulan
Jadi apa artinya kalo begitu??? Apakah perdebatan tentang penentuan hari antara pengikut Hisab dengan pengikut Rukyat itu hanya untuk pembentukan image alirannya sendiri apakah itu benar-benar tulus untuk kebenaran dan keselamatan umat islam secara keseluruhan??? Pembaca tau sendirikan jarang sekali perdebatan tentang Hilal dan rukyat terjadi di bulan selain syawal dan Ramadhan